Processed with VSCO with m5 preset

Masterpiece, Jakarta – Di tahun kelimanya, IdeaFest 2018 yang mengusung program The Next Dev berhasil diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 26 hingga 27 Oktober 2018. Mengangkat tema “C,” IdeaFest 2018 diramaikan oleh ratusan tokoh kreatif popular sebagai pembicara. Hadir pula Presiden Joko Widodo yang meresmikan pembukaan rangkaian acara tersebut.

 

“Ide yang brilian butuh eksekusi yang brilian. Ide-ide hanya akan menjadi ide dan terlewat begitu saja jika tidak diiringi smart and fast execution,” ujar Presiden Joko Widodo sebelum resmi membuka IdeaFest 2018 pada Jumat (26/10/2018).

 

Tema “C” yang usung tahun ini merepresentasikan banyak hal dalam perkembangan industri kreatif di Indonesia. Beberapa “C” yang digadang-gadangkan selama acara adalah Creativity, Content, dan Collaboration.

 

“IdeaFest lahir dari kegelisahan, bahwa orang kreatif harus banyak berkolaborasi,” kata Ben Subiakto, Co-Chairman IdeaFest 2018.

 

IdeaTalks, rangkaian acara pertama IdeaFest, membahas berbagai isu dalam 16 subsektor industri kreatif yang dekat dengan generasi milenial. Dengan lebih dari 70 sesi yang terbagi ke dalam 10 ruangan, peserta dapat berinteraksi secara langsung dengan para pembicara yang ahli di bidangnya.

 

Tidak hanya IdeaTalks, di hari keduanya IdeaFest juga melaksanakan Conference yang menghadirkan sosok-sosok internasional kenamaan seperti Jaeson Ma, salah satu pendiri 88Rising, perusahaan media digital dan label rekaman yang memperkenalkan musisi Asia ke Amerika. Produser film asal Hollywood yang terlibat dalam pembuatan film aksi Indonesia, Foxtrot Six, Mario Kassar, turut hadir untuk menginspirasi.

 

#GenerasiC, sebutan yang diberikan IdeaFest bagi para peserta, juga dapat mengunjungi IdeaExperience, program kerja sama baru IdeaFest yang terdiri dari Telkomsel Experience Zone, Blibli O2O Market, dan LyfeFest by DBS. Di program ini, pengunjung dapat mengikuti loka karya dan berbagai kegiatan menarik lainnya, serta membeli paket perjalanan spesial dan produk-produk UMKM dari berbagai daerah.

 

Tidak hanya itu, IdeaExperience juga menawarkan beberapa instalasi seni visual yang dinamakan Cornea Room. Tiga karya yang telah dikurasi adalah “You Can See About Something if You Imagine About Something Else” oleh Romo Jack dan Izzudin Jundi Robbani, “PANOP” oleh Isha Hening, serta “Ultraviolla Project: Open Canvas” oleh Rebellionink.

 

Dengan lebih dari 10.000 pengunjung dan 100 pembicara, IdeaFest berusaha membakar semangat kreativitas dan kolaborasi pemuda bangsa untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi, one idea at a time. Ben berharap IdeaFest tahun ini dapat menginspirasi para aktor yang berperan di industri kreatif Indonesia.

 

“Kami percaya bahwa Indonesia memiliki berbagai potensi bagi dunia,” ujar Ben. “Semoga IdeaFest 2018 dapat membawa angin segar bagi para pelaku industri kreatif, serta dapat memunculkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia.”

 

Jurnalis: Mudita Nanda
Editor: Alifia Nur Utami
Photographer: Juan Cokro

Processed with VSCO with m5 preset

Processed with VSCO with m5 preset

Processed with VSCO with m5 preset

© 2016-2018
Masterpiece Magazine
Media Guidelines