dsc_4310

Masterpiece, Tangerang – Desain Grafis Indonesia (DGI) kembali menggelar lokakarya bertajuk “From Doodle to Art Merchandise” yang merupakan workshop keempat di bulan April. Lokakarya yang diadakan di Mobile Museum DGI, Q-Big BSD City Mall, BSD ini dibawakan oleh Diela Maharanie, seorang ilustrator asal Jakarta dan diikuti oleh 12 peserta.

Sebelum memulai acara, Diela membuka dengan menceritakan pengalamannya dalam membuat merchandise karyanya sendiri serta berbagi tips-tips dalam membuat merchandise dari karya seni. Menurutnya, merchandise membuat karya seni terjangkau bagi banyak orang dan alhasil, karya seni tersebut pun lebih mudah dikenal dan dimiliki. “Awalnya bikin merchandise itu karena pengen bisa pakai sendiri. Pengen punya totebag yang simpel tapi catchy, sesuai dengan karakter gue,” ujar Diela. Selain itu, mengubah karya menjadi suatu barang merchandise juga merupakan suatu sarana untuk mempromosikan karya seni.

Setelah berbagi pengalaman dengan para peserta, Diela juga melakukan simulasi cara membuat seamless pattern atau pola berulang yang tak putus secara manual. Para peserta pun diajak untuk mendekat sambil berbincang dengan Diela. Menurut Diela yang merupakan lulusan Akuntansi, dia tidak terlalu mengkhawatirkan sisi perfeksionis dalam karya yang ia buat. “Setiap orang beda-beda goal, tapi kalo gua lebih baik santai aja. Personally, lu tahu ‘kan akuntan kayak apa, jadi gua memang menggambar itu buat having fun,”

Acara lokakarya kemudian dilanjutkan dengan melakukan seamless pattern secara manual seperti yang telah disimulasikan sebelumnya. Para peserta ditantang untuk membuat doodle sendiri dan kemudian mengubahnya menjadi pola berulang. Di samping itu, Diela juga menekankan bahwa yang utama dalam membuat merchandise dari karya seni adalah dengan berawal dari sesuatu yang ingin dipakai oleh diri sendiri.

 

Jurnalis: Felicia Margaretha

Fotografer: Ovitta Pattari

Editor: Alifia Nur Utami

dsc_4214 dsc_4222 dsc_4310 dsc_4390

© 2017 · Masterpiece Magazine
Media Guidelines