invention_post_june

Masterpiece, Serpong – Teknologi berkembang pesat seiring dengan perkembangan zaman, begitu pula dengan fleksibilitas manusia. Fleksibilitas menjadikan manusia semakin dinamis dan dapat bergerak tanpa batasan. Kesempatan untuk membuka usaha sendiri pun terbuka semakin lebar, ditandai dengan maraknya perusahaan-perusahaan start up di Indonesia. Menjawab kebutuhan akan ruang kerja yang fleksibel dan juga murah, coworking space muncul sebagai alternatif tempat kerja non-konvensional yang mulai diminati pekerja masa kini.

 

Coworking space merupakan sebuah tempat dimana orang-orang dari berbagai organisasi berbeda dapat berbagi ruang untuk bekerja. Definisi tersebut tentunya didukung oleh definisi dari kata coworking itu sendiri, yaitu “kerja sama” atau “kolaborasi”. Tata ruang yang terbuka atau transparan mendukung interaksi aktif dari setiap individu yang bekerja di dalamnya, pilihan tepat bagi pekerja independen yang sekedar menginginkan “kantor” diluar rumah hingga founder start up yang ini berkoordinasi langsung dengan timnya.

 

Terdapat banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan memilih coworking space sebagai tempat bekerja, namun salah satu yang penting adalah network. Berbagi tempat kerja yang sama dengan belasan bahkan puluhan orang yang tidak kita kenal akan secara tidak langsung memaksa kita untuk berinteraksi satu sama lain dan berawal dari interaksi tersebut, kolaborasi serta peluang bisnis mungkin akan terlahir.

 

Asal usul coworking space yang kita kenal sekarang adalah sebuah konsep bernama Hackerspace di Jerman pada September 1995. Hackerspace merupakan sebutan untuk markas milik organisasi nirlaba Bernama C-Base, yang memiliki misi meningkatkan kemampuan komputer dan jaringan dari para anggotanya dan juga masyarakat umum. Istilah hackerspace kemudian berubah menjadi coworking space, yang dicetuskan oleh Bernard “Brian” DeKoven di tahun 1999. Konsep coworking space yang dicetuskan Bernard menegaskan bahwa drajat semua pekerja yang hadir adalah setara, tanpa mengenal atasan maupun bawahan seperti halnya kantor konvensional.

 

Di Indonesia sendiri, coworking space pertama kali didirikan oleh Yohan Totting di Bandung pada tahun 2010. Dinamakan Hackerspace Bandung, coworking space yang dulunya terletak di kawasan Sukaluyu tersebut kini telah bergabung dengan Co & Co Space di Jalan Dipati Ukur. Hackerspace Bandung menjadi titik mula perkembangan coworking space di Indonesia. Hingga April 2017, terhitung sebanyak 75 coworking space di 15 kota yang telah terdaftar di Asosiasi Co-Working Indonesia.
Jurnalis: Mudita Nanda

Editor: Florentina Sukmawati

 

Sumber:

https://qubicle.id/story/sejarah-kemunculan-coworking-space

https://dailysocial.id/post/co-working-space-tak-sekadar-tawarkan-tempat-bekerja

http://kolaborato.com/2017/06/13/apa-itu-coworking-apa-keuntungan-coworking/

https://www.dewaweb.com/blog/coworking-space-indonesia/

© 2016-2018
Masterpiece Magazine
Media Guidelines